Jelang etape maraton, Brabec semakin dekati gelar pertamanya di Dakar

0
2

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Amerika Serikat Ricky Brabec semakin dekat dengan gelar pertamanya di Dakar jika mampu menahan tekanan dari para pesaingnya di tiga etape yang tersisa.

Brabec dengan motor Hondanya finis keempat di etape IX, Selasa, setelah kehilangan waktu tiga menit dari Pablo Quintanilla dari tim Husqvarna yang finis tercepat hari itu di Haradh, Arab Saudi.

Brabec pun masih solid di pucuk pimpinan klasemen dengan jarak 20 menit dari Quintanilla dan 26 menit dari juara bertahan Toby Price dari tim KTM.

“Semuanya mendukungku. Aku cukup bersemangat karena itu. Satu hari lebih dekat mewujudkan mimpi Amerika,” kata Brabec seperti dikutip laman resmi Dakar.

“Tapi masih ada tiga hari tersisa. Tidak mudah sekarang dengan absennya Paulo. Kami akan mencoba tetap fokus dan tenang serta memanfaatkan keunggulan ini.

Baca juga: Quintanilla juarai etape IX Dakar 2020, Brabec redam tekanan di puncak
Baca juga: Peterhansel juarai etape IX setelah duel ketat dengan Al-Attiyah

Paulo Goncalves merupakan pebalap asal Portugal yang tewas setelah mengalami kecelakaan di etape VII. Penyelenggara Dakar 2020 meniadakan kategori sepeda motor dan quad bike di etape VIII sebagai tanda berkabung dan penghormatan kepada mendiang pebalap tim Hero itu.

Brabec mengawali debut di Dakar pada 2016. Edisi terakhir Dakar di Amerika Selatan merupakan tahun terburuk bagi Brabec.

Dia memimpin hingga etape VII dari sepuluh yang digelar tahun lalu namun gagal menyelesaikan etape berikutnya karena kerusakan mesin.

Baca juga: Posisi Sainz terancam setelah etape IX Dakar 2020

Baca juga: Debut di Dakar 2020, Alonso mulai nyaman libas gurun pasir Arab Saudi

Sementara di edisi pertama Dakar di Arab Saudi, etape X yang menjadi awal etape maraton akan menjadi tes ketahanan sebenarnya bagi para pebalap di mana mereka tak akan didampingi oleh kru mekanik setibanya di bivouac, tempat peristirahatan.

Bagian pertama akan menempuh rute Haradh menuju Shubaytah sejauh 608km dengan SS sepanjang 534km di wilayah yang disebut “Empty Quarter” atau Ruang Kosong di bagian selatan.

Selama dua hari berturut-turut, para pebalap hanya diperbolehkan menerima bantuan dari sesama kompetitor dan bukan dari kendaraan pendamping tim mereka.

“Kami bekerja keras pada musim panas 2019 di California, Nevada, dan Meksiko…semoga kita lihat dalam tiga hari semuanya benar-benar terbayar,” kata Brabec.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here